KETAHUILAH
Ada yang mengetahui mu jika di sudut bola matanya ada ragamu. Dia tidak jahat, tidak sejhat dirimu maksudnya, juga tidak sebaik dirimu. Kau tahu sebuah ruangan di ujung lantai kedua di sana, selalu mencoba diamati jika sebuah kebetulan dilewati seorang puan yang sangat sulit ditafsirkan perasaannya. Dia bukan dirimu wahai Ptaka yang sangat taqwa pada pemilik-Nya, dia hanyalah manusia yang menepi citanya dan segala angannya untuk tetap bertahan bagi orang-orang yang ingin ia sukseskan, sejahterakan, dan bentuk sayang lainnya yang ingin ia ucapkan. Begitu di sebuah perjalanan yang menggambarkan duniawi dan akhirat, kau memang datang dengan lurus dan tak ada sedikit pun permisi. Kasarnya sangat kasar sekali, tapi tidak, sikapmu sangat lembut, juga sedikit menyebalkan. Namun, ia yang rupanya sangat gila hormat, dan ambisius serta apalah itu rupanya tersanjung melihatmu. Tetapi sayangnya, yang tidak harus disayangkan, perasaannya naas harus disimpan dalam-dalam karena dia adalah kembali lagi dan lagi ke bait di atas, dia ingin mensukseskan orang-orang yang ia cintai.

Komentar
Posting Komentar