Sudut mata.
_______________________________________________
___________________________________________________________________________________
27 September 2024
Demikian ini di tulis dengan sebesar-besarnya. Untuk kenangan yang pasti akan hilang nantinya, tetapi setidaknya menjadi sebuah kata yang indah walaupun katanya tak kunjung sampai pada takdir pertemuan tetapi akan sampai kepada takdir yang memberi kesempatan dan kebetulan.
Wahai kris...
pedang yang bermakna
Bermuaralah... pada kebaikan mu
kau kekal saat ini
dimana?? di serpisan pikiran ku.
walaupun demikian singkat, di ujung kisah, tetapi 1, 2, 3
BERJUMPA ADALAH MAKNA
Yang harus nestapa dan bentala tau
akan ku bisu dalam setiap pandang.
Satu arahh saja yang di gapai wahai tuan.
Tetap tenang
Tetap di pertengahan, yang tidak selalu dirimu.
Ya... begitulah, cara ku menikmati fitrah yang ada.
Dengan menelah sebuah kebisuan menjadi satu-satunya.
Demikian semua orang akan melihat rasa yang tak kesat mata, yang akan di pertanyakan, pada siapa? mengapa? Diam, Dia siapa?
Ini hidupku; aku ingin bebas dengan kediaman ini, bebas untuk terus menarik mu, dan bebas untuk tidak selalu tentang mu.

Komentar
Posting Komentar